Penyiapan Crude Oil


PROSES PENYIAPAN CRUDE OIL


A.       UMUM.
Proses penyiapan crude oil adalah proses pemisahan senyawa-senyawa yang tidak diinginkan (Impurities) dan senyawa-senyawa yang lainnya. Crude Oil (minyak mentah) sebelum diolah terlebih dahulu disiapkan agar tidak terjadi permasalahan didalam proses pengolahannya. Didalam penyiapan umpan tersebut minyak mentah (CO) dipisahkan dari senyawa-senyawa yang tidak dikehendaki yang mana senyawa-senyawa tesebut akan mengganggu jalannya operasi pengolahan.

B.       PEMISAHAN SENYAWA-SENYAWA YANG TIDAK DIINGINKAN.
Pemisahan senyawa yang tidak diinginkan yang ada dalam minyak bumi sebelum diolah antara lain :
1.      Air
2.      Gas-gas C1 dan C2
3.      Garam-garam NaCl.

1.    Pemisahan Air.
Air didalam minyak bumi harus dikurangi serendah mungkin karena bila kena suhu tinggi pada waktu minyak dipanaskan air akan menguap sehingga akan menimbulkan tekanan yang tinggi pada peralatan di unit proses. Selain itu air dapat membentuk emulsi (campuran minyak dan air) yang sulit untuk dipisahkan. Adapun pengambilan air dari minyak bumi dapat dilakukan dengan cara setling (didiamkan), tapi ini jarang dilakukan karena memakan waktu yang cukup lama untuk memisahkan, pemisahan cara ini berdasarkan perbedaan SG antara air dan minyak, bila perbedaan SG nya sangat kecil maka pemisahannya memerlukan waktu makin lama. Cara lain untuk pemisahan air dari minyak dapat dilakukan dengan cara memberikan bahan kimia atau deimigator. Deimigator ini berfungsi mengikat emulsi air yang ada dalam minyak supaya partikel-partikel air yang kecil menjadi partikel besar yang sehingga air dapat segera turun kebawah/dibawah minyak karena beda SG (SG air lebih besar dari minyak mentah) sehingga air akan mudah dipisahkan.

2.    Pemisahan Gas-Gas.
Gas-gas C1 dan C2 selalu terikut di minyak bumi dari sumur perlu dipisahkan dari minyak mentah, karena gas-gas ini akan memberikan tekanan yang cukup tinggi di proses pengolahan, selain itu gas ini juga sangat sulit untuk dikendalikan karena perlu penampung (tangki) yang harus benar-benar rapat, bila dibiarkan terlarut dalam crude oil nantinya akan mudah lepas dalam penyimpanannya sehingga banyak terjadi loses, maka gas ini harus dipisahkan dari crude oil dan dioleh tersendiri. Untuk memisahkan gas dari minyak mentah dapat dilakukan dengan menggunakan separator atau dengan kolom stabilizer.
Berikut proses pemisahan gas dengan crude oil.





3.    Desalter (Pemisahan Garam)
Desalter adalah suatu proses pemisahan  garam NaCl yang terikut dalam minyak mentah atau crude oil. Crude oil biasanya mengandung garam antara 0 sampai dengan 1000 PTB (pound per thausand barel / lb/1000 barel).  Garam NaCl bila dibiarkan dalam crude oil nantinya akan merusak peralatan proses pengolahan karena garam-garam ini bila kena panas akan membentuk asam kuat yang akan membuat peralatan logam menjadi korosif. Keadaan normal operasi antara 10 sampai dengan 200 PTB, apabila kandungan garamnya melebihi batas tersebut perlu dikurangi dengan dilakukan proses di desalter. Garam-garam ini bisa dari crude oil sendiri ataupun berasal dari luar yakni dari air ballast (air pencuci/bekas). Proses penghilangan garam ini menggunakan listrik dengan tegangan tinggi 15 sampai dengan 25 Kv. Adanya medan listrik ini timbullah kutub-kutub yang akan mengakibatkan gerakan partikel-partikel air dan minyak berhamburan sehingga saling terjadi tabrakan dimana air yang bermuatan positif akan tarik menarik dengan air yang bermuatan negatif sehingga menjadi molekul air yang besar dan akibatnya air yang mempunyai berat jenis yang lebih besar akan jatuh/turun kebawah.  Crude oil masuk kedalam desalter diinjeksi dengan air tawar kemudian diaduk, ini dimaksudkan untuk melarutkan garam-garam yang terdapat didalam minyak. Garam-garam yang telah larut didalam air kemudian akan mengendap/ turun kebawah bersama air kemudian air dikeluarkan dari desalter untuk dibuang sebagi air garam. Karena adanya pengadukan ini akan mengakibatkan timbulnya percampuran air dan minyak (emulsi) sehingga air sulit untuk mengendap. Dengan adanya pencampuran minyak dan air yang disebut emulsi ini sulit untuk dipisahkan sehingga perlu diproses dengan De Emulsifier yaitu suatu proses untuk menghilangkan emulsi-emulsi yang timbul. Proses deemulsifier ini bisa dilakukan juga dengan medan listrik bertegangan tinggi. Adanya medan listrik tegangan tinggi maka akan menimbulkan gerakan-gerakan hamburan dari partikel-partikel air dan ini akan saling bertumbukkan sehingga air dapat menggumpal menjadi lebih besar kemudian akan turun kebawah.




   
Skema Desalter


1.      CO masuk.
2.      Air keluar
3.      Steam out let
4.      Pembagi pemasukkan minyak mentah
5.      Ekektroda bawah
6.      Elektroda atas
7.      Entrance bushing
8.      Penentu permukaan minyak
9.    Transformer
10.    Minyak keluar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANGKI TIMBUN

Distilasi Atmosferik

makalah K3